Pengertian Kualitas

Persaingan global telah membawa dampak bagi perusahaan atau organisasi baik manufaktur ataupun jasa, mereka dituntut untuk bisa bertahan bahkan menang dalam persaingan global tersebut. Salah satu cara untuk bertahan adalah dengan melakukan perbaikan kualitas.

Kualitas merupakan faktor yang penting dalam kelangsungan organisasi, oleh karena itu organisasi harus memberikan perhatian yang lebih baik untuk hal ini, biasanya kualitas yang baik akan diikuti loyalitas pelanggan. Maka sudah menjadi tugas yang tidak bisa ditawar-tawar lagi bagi organisasi yang ingin tetap survive untuk melakukan perbaikan kualitas untuk memenuhi keinginan pelanggan. Organisasi harus berusaha agar keinginan para pelanggan terpenuhi atau bahkan kalau bisa terlampaui.

Menurut Armand V Feigenbaum, Kualitas adalah keseluruhan komposisi, karakteristik produk atau jasa, pemasaran, teknik produksi dan pemeliharaan produk atau jasa dengan tujuan memenuhi harapan pelanggan (1986: 7).

kualitas

Pengertian kualitas yang  lain menurut Besterfield, kualitas adalah performa dibandingkan dengan harapan (2003: 8).

Dalam menggunakan suatu produk atau jasa untuk mencapai kepuasannya, seorang pelanggan seringkali melihat dari nilai lebih produk maupun kinerja pelayanan yang diterima dari suatu proses pembelian terhadap produk atau jasa dibandingkan dengan perusahaan lain. Penilaian ini sangat kuat didasari oleh faktor kualitas jasa, dimana kualitas suatu produk atau jasa adalah sejauh mana produk atau jasa memenuhi speifikasi-spesifikasinya.

Menurut Crosby dalam Tjiptono, Quality as comformance to requirement, yang mengandung arti bahwa suatu produk atau jasa dikatakan tidak berkualitas bila menyimpang dari persyaratan yang ditetaplan oleh konsumen walau hanya sedikit (1996: 56).

Menurut Juran dalam Tjiptono, quality is “fitness for use”, yang mengandung makna bahwa suatu produk atau jasa harus dapat memenuhi apa yang diharapkan oleh pemakainya (1996: 53).

Konsep kualitas bersifat relatif yaitu tergantung dari perspektif yang digunakan untuk menentukan ciri-ciri dan spesifikasi. Pada dasarnya terdapat tiga orientasi kualitas yang seharusnya konsisten satu sama lain yaitu: persepsi konsumen, produk atau jasa, dan proses.

Meskipun tidak ada definisi mengenai kualitas yang diterima secara universal, dari definisi-definisi yang ada terdapat kesamaan, yaitu dalam elemen-elemen sebagai berikut:

  1. Kualitas meliputi usaha memenuhi atau melebihi harapan pelanggan.
  2. Kualitas mencakup produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan.
  3. Kualitas merupakan kondisi yang selalu berubah (misalnya apa yang dianggap merupakan kualitas saat ini mungkin dianggap kurang berkualitas dimasa yang akan datang.

Menurut Goetsch Davis, mendefinisikan kualitas sebagai suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan pelanggan (1997: 3) .

Apabila jasa diterima atau dirasakan pelanggan seuai dengan yang diharapkan maka kualitas dipersepsikan baik dan memuaskan. Jika jasa yang disampaikan melampaui harapan pelanggan maka kualitas dipersepsikan dengan kualitas yang ideal. Sebaliknya jika jasa yang diterima lebih rendah dari harapan pelanggan, maka kualitas jasa dipersepsikan buruk. Dengan demikian kualitas suatu jasa tergantung pada kemampuan penyedia jasa dalam memenuhi harapan pelanggannya secara konsisten.

Kualitas pelayanan terdiri dari lima dimensi yaitu: tangibles, reliability, responsivenes, assurance, emphaty (Tjiptono, 1997).

Produk dan jasa yang berkualitas, termasuk jasa pelayanan yang berkualitas, sangat penting bagi perusahaan. Kulitas mempengaruhi perusahaan dalam empat cara yaitu (Render, 2000: 94):

  1. Biaya Dan Pangsa Pasar

Peningkatan kualitas dapat menuju pada peningkatan pangsa pasar, penghematan biaya, serta mempengaruhi profitabilitas.

  1. Reputasi Perusahaan

Reputasi perusahaan akan dipengaruhi oleh reputasi kualitas, apakah baik atau buruk.

  1. Pertanggungjawaban Produk

Perusahaan yang merancang dan memproduksi barang dan jasa yang cacat dapat dianggap bertanggung jawab atas kerusakan dan kecelakaan yang diakibatkan pemakaian barang atau jasa yang rusak tersebut.

  1. Implikasi Internasional

Jika suatu perusahaan menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas rendah, maka akan membahayakan perusahaan dan bangsa, serta mengakibatkan implikasi negatif bagi neraca pembayaran.

Author Profile

T Nurandhari
The Najans Blog Penulis adalah seorang penulis artikel pendidikan, ekonomi, keuangan, kesehatan, seni dan seputar teknologi internet, web dan juga pemerhati pendidikan di Indonesia.

3 Comments

  • I have noticed you don’t monetize puffinthemes.com, don’t waste your traffic, you can earn extra
    cash every month with new monetization method. This is
    the best adsense alternative for any type of
    website (they approve all sites), for more details simply search in gooogle:
    murgrabia’s tools

  • You can try this kind of scanning device, is incredibly great as well as fastYM Protection Nothing of these kinds of work throughout edition 10. 0. 0. 1102-us. Not only a solitary a single, they will solely work with the variants. Whatever you men which might be sending junk email your own personal internet sites, you believe you can look at to repair that?
    [url=http://brainsoft.ch/?p=4645]coque iphone x[/url]

  • In all honesty, We failed to expect something such as ipad device through Apple mackintosh. . -= Aminul Mahometismo Sajib’s continue site… Yahoo Authority Up-to-date: AISajib. net is Now PR3! =-.
    [url=http://blog.studyphim.vn/?p=3232]coque iphone 8 apple silicone[/url]

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *